KAMPANYE PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI 3R
KAMPANYE PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI 3R
Sampah
merupakan sisa kegiatan manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat, baik
yang bersifat organik maupun non/an organik dan dianggap sudah tidak bernilai
lagi. Setiap hari terutama di rumah tangga kita menghasilkan sampah, baik
sampah organik (basah), sampah an-organik (kering), maupun Bahan Berbahaya dan
Beracun (B3). Dan kita-pun beranggapan bahwa sampah –sampah tersebut merupakan
benda kotor, bau dan menjijikan, yang harus segera dibuang jauh-jauh agar tidak
mengotori halaman atau lingkungan. Ada yang mencoba menyelesaikan sampahnya
dengan membuang ke sungai, sehingga dalam waktu sekejap sungai-pun penuh dengan
sampah. Pada musim penghujan penumpukan sampah di sungai akan mendatangkan
banjir dengan segala dampak ikutannya, seperti munculnya berbagai penyakit.
![]() |
| Sumber Pribadi |
Mengelola
sampah dengan baik dan tepat adalah dengan melakukan pemilahan dan pengolahan
sampah. Pemilahan sampah dapat dimulai dengan memisahkan sampah menjadi sampah
basah (organik), sampah kering (non organik) dan sampah B3 rumah tangga. Sampah
yang dipilah dan diolah dapat dijual pada lapak atau pengempul. Setelah itu
dengan menggunakan teknologi dapat dijual ke pabrik atau ke industri rumah
tangga ataupun ke konsumen. Peluang pasar untuk sampah yang terpilah dan
terolah ini saya pikir cukup besar, apalagi disertai dengan teknologi
yang pasti keuntungannya akan tinggi.
Lalu
timbul pertanyaan, bagaimana cara mengajak masyarakat agar mau berfikir dan
menyadari hal demikian, yakni mengelola sampah mereka dengan baik dan tepat,
sehingga dapat memberi berkah? Jawabnya, dengan kelola sampah bisa
menyelesaikan masalah, memberikan manfaat, biayanya terjangkau, metodenya cocok
dengan kemampuan masyarakat, dan masyarakat dihargai dengan cara dilibatkan/
partisipatif, serta jujur dan adil dalam pengelolaan. Semuanya ini saya pikir
terangkum dalam konsep/budaya/prinsip/pola 3R
(Reduce, Reuse dan Reycle).

Post a Comment